Tayangan halaman minggu lalu

Tampilkan postingan dengan label drama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label drama. Tampilkan semua postingan

Selasa, 12 Mei 2015

[REVIEW] Liar Game (라이어게임) (Korean Drama)


Tentang Drama :
Judul                 : Liar Game (라이어게임)
Sutradara          : Kim Hong-Sun
Penulis             : Shinobu Kaitani (manga), Yoo Yong-Jae
Penayangan     : tvN
Episode            : 12
Masa tayang     : October 20 - November 18, 2014. Setiap Senin dan Selasa 23:00 Waktu Korea
Bahasa             : Korea
Negara             : Korea Selatan
Pemain                 :
          1.       Lee Sang-yoon - Cha Woojin
          2.       Kim So-Eun - Nam Da Jung
          3.       Shin Sung Rok - Kang Do-Young
  1. Cha Soo-Yeon - Lee Yoon-Joo (PD reality show "Liar Game”)
  2. Choi Jin-Ho – Direktur Stasiun TV Jang
  3. Lee Si-Hoo - Choi Sung-Joon
  4. Choi Yoon-So - Koo Ja-Young (reporter majalah)
  5. Jang Seung-Jo - Kim Bong-Geun
  6. Kang Ho - Presiden Bae
  7. Kim Min-Kyung - Sung-Ja
  8. Jo Jae-Yun - Jo Dal-Goo
  9. Eom Hyo-Seop – Ayah Da Jung
  10. Kim Ik-Tae - Guru Hyun Jung-Bum
  11. Lee Hae-Young - Pengacara Ko Chan-Yong
  12. Lee Cheol-Min - Booldog (bulldog)
  13. Lee El - Oh Jung-A (Jaime)
  14. Park No-Shik - Jung Yong-Soo
  15. Park Jae-Hoon - Koo In-Gi
  16. Kim Sun-Hwa - Hong In-Sook (Ascetic Bbibbi)
  17. Kim Young-Ae – Ibu Woo Jin
  18. Lee Joon-Hyuk - cameo
  19. Kim Kyung-Jin - cameo
  20. Ahn Seok-Hwan - cameo
  21. Nam Myung-Ryul – cameo

Sinopsis :
                Nam Da Jung (Kim So Eun), seorang mahasiswa yang terlilit hutang peninggalan ayahnya. Suatu hari ia diberi sebuah tas penuh orang dari seorang nenek misterius. Saat hendak melaporkan ke kantor polisi, Ia baru sadar bahwa itu merupakan bagian sebuah reality show berjudul “Liar Game”.  Liar Game merupakan Reality show tentang menipu lawan untuk jadi pemenang. Nam Da Jung yang awalnya menolak kemudian malah terjebak dalam lingkaran permainan hingga akhir.

Review :
                Drama ini merupakan Remake dari serial drama Jepang yang berjudul sama. Serial tersebut diadaptasi dari serial manga Jepang. Ide drama ini tentang kewaspadaan terhadap siapapun. Waspada bukan berarti kita tidak berkomunikasi dengan orang lain, tapi bagaimana kita mampu mengamankan posisi kita dalam lingkaran orang di sekitar kita. Keunikannya ide itu dituangkan dalam bentuk reality showbeserta game unik yang tidak terduga sebelumnya, namun mampu menyampaikan pesan dengan tepat.
                Drama ini menggunakan plot maju, memang jenis alur yang cukup sering digunakan dalam audio visual dan tidak terlalu rumit. Hal ini dikarenakan konflik yang ada sangat rumit, detil cerita tidak boleh terlewat, sehingga alur yang dipilih adalah alur yang sesuai dengan karakter reality show. Drama ini memerlukan kecermatan tersendiri dalam produksi, karena trik yang begitu padat dan tidak terhitung, sehingga terkadang cerita terasa begitu lambat. Tidak semua drama mengharuskan detil cerita ditayangkan seluruhnya kecuali memang karena diperlukan, dan drama ini memerlukan itu agar trik yang disusun bisa menjadi lebih nyata dan rasional. Dengan durasi sekitar sejam sudah cukup normal untuk drama ini, meskipun bisa lebih panjang lagi namun dengan karakter cerita yang penuh detil, durasi yang terlalu panjang juga bisa menjadi membosankan.
                Drama ini memiliki tokoh yang unik, hampir semua tokoh yang ada seperti plastisin, bahkan lebih dari itu. Mereka mampu berubah menjadi begitu berbeda dengan sebelumnya. Misalnya Nam Da Jung yang awalnya mungkin penonton bahkan tidak berpikir dia ikut drama ini, nyatanya dia bahkan bertahan hingga akhir dengan cara yang sangat rasional, keberuntungan bisa dikatakan tidak dominan, semua murni dari trik yang digunakan. Hal yang sama pun berlaku pada tokoh lainnya. Hanya saja, yang mengherankan adalah Kang Do Young (Shin Sung Rok) yang awalnya pembawa acara kemudian malah ikut berada dalam permainan tersebut. Hal ini menjadi agak sulit diterima karena seorang pembawa acara pasti tahu jalannya acara, ketika dia masuk sebagai pemain dalam acaranya sendiri, menjadi tampak aneh dan kurang realistis.
                Hal lain yang patut dicermati adalah saat awal episode, menampilkan sosok  Cha Woo Jin (Lee Sang Yoon)   yang awalnya tampak seperti seorang dosen kemudian ditangkap dengan tuduhan pembunuhan. Khusus bagian ini tampak kurang detil karena masih banyak pertanyaan bagaimana dia tertuduh, dan lain sebagainya, yang ada hanya berupa petunjuk yang terpotong-potong bukan kesatuan cerita yang utuh, sehingga sulit dipahami. Namun hal ini tidak terlalu memengaruhi detil lainnya pada cerita. Bagian lain cerita lebih halus dan detil mengingat sudah masuk pada permainan yang memang tidak bisa meninggalkan detil cerita.
                Berikutnya fokus pada konflik pada drama. Konflik drama ini lebih pada bagaimana penonton dibuat gelisah dengan kemungkinan yang terjadi. Penonton umumnya memiliki semacam hasil perkiraan akan apa yang terjadi. Keunikan konflik dalam drama ini adalah bukan meningkatkan tensi cerita melalui masalah yang rumit bahkan buntu sehingga suasana menjadi menegangkan, namun justru  menyerang pola-pola yang dibuat penonton. Penonton dibuat gelisah karena mereka seperti mengaduk-aduk pola sehingga penonton dipenuhi keraguan apa yang nantinya terjadi, meskipun tensi tidak dinaikkan terlalu tinggi dan beberapa kali alurnya bisa tertebak, namun tetap saja kebimbangan yang diciptakan menjadikan perasaan penonton seperti diaduk-aduk. Pola seperti ini memang jarang digunakan karena tentunya perlu banyak trik dan tipuan, dan drama ini cukup sukses menjalankan itu.
                Setting cerita, seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa drama ini berlatar reality show dan sudah ditata sedemikian rupa sehingga penonton drama seakan-akan menjadi penonton acara reality show tersebut. Untuk menciptakan setting yang bagus memang diperlukan riset dan tim khusus yang menangani itu, meski tidak dijelaskan apakah hal tersebut dijalankan dalam drama ini seperti halnya pada  drama seperti “Misaeng”. Kemudian pengambilan gambar juga sudah sesuai dan seakan-akan memang reality show. Zoom dan fokus disesuaikan sedemikian rupa sehingga drama ini lebih tampak benar-benar seperti sebuah reality show.
                Drama ini menggabungkan orang-orang dari berbagai latar belakang dalam satu reality show. Hal ini membawa pesan tentang betapa beragamnya manusia, namun mereka bisa sama-sama menipu satu sama lain untuk kemenangan mereka. Hal itu jamak terjadi dalam dunia nyata. Hal yang tidak kita sadari karena drama ini menggambarkannya dalam bentuk permainan dan trik, bukan seperti kehidupan nyata. Perlu disadari bahwa manusia sebagai individu dan kelompok pasti menginginkan dirinya selamat, aman dan nyaman. Untuk mencapai itu tidak jarang hal-hal yang tidak baik dilakukan demi hal itu, meski mengorbankan orang lain. Drama ini mengingatkan kita, jika kita hanya sibuk mengamankan diri sendiri maka kita justru terjebak pada hal itu dan menjadikan kita tidak aman. Hal lain yang hendak ditunjukkan dalam drama ini adalah kekuatan dari kejujuran dan kepercayaan. Meski drama ini penuh trik dan tipuan, drama ini menunjukkan bahwa dengan menipu justru tidak menyelamatkan kita. Keselamatan didapat karena dasar kejujuran dan kepercayaan kita pada orang lain. Menjadi terlalu curiga justru dimanfaatkan untuk keuntungan orang lain.

                Hal lain yang ditunjukkan dalam drama ini adalah semangat dan penuh percaya diri. Jika kita tidak percaya pada diri sendiri kita justru akan ditumbangkan dan ditipu orang lain dengan mudah. Ingatlah bahwa hidup dianugerahkan untuk kita, dan kita harus menjaga anugerah itu dengan penuh percaya diri. Hidup itu tanggung jawab yang diberikan pada kita dan harus kita jaga hingga saatnya berakhir. Drama ini sangat menarik buat kalian yang menyukai teka-teki dan tantangan, Selamat menyaksikan.

                
Sumber Foto dan Tentang drama dari Asianwiki

[REVIEW] Monstar (몬스타) (Korean Drama)


Tentang Drama :
Judul                     : Monstar (몬스타)
Sutradara            : Kim Won-Suk
Penulis                 Kim Tae-Hee
Penayang            MnettvN
Episode               : 12
Waktu tayang     17 Mei – 2 Agustus 2013, setiap Jumat pukul 21:50 Waktu Korea
Bahasa                : Korea
Negara                :  Korea Selatan
Pemain                :
  1.   Yong Jun hyung – Yonn Sul chan
  2.   Ha Yeon Soo – Min Se Yi
  3.   Kang Ha Neul – Jung Sun Woo
  4.   Ahn Nae Sang – Han Ji Woong
  5.  Kim Min Young – Sim Eun Ha
  6.  Park Kyu Sun – Cha Do Nam
  7.  Kang Ui Sik – Park Kyu Dong
  8.  Da Hae – Kim Na na
  9.  Moon Yung Suk – Ma Joon Hee
  10.    Kim Yoo Hyun – Ma Hyo Rin
  11. Yoon Jong Hoon – Shin Jae Rok
  1. Lee Hee-Jin - Dok Ko-Soon
  2. Kim San-Ho - Choi Joon-Koo
  3. Kim Sun-Kyung - Choi Kyung (Ayah Se Yi)
  4. Jo Jae-Yun - Manager Hong
  5. Kim Hee-Won – Presdir Manajemen Ko
  6. Natthew - Nawin Tamarat
  7. Lee Doll-Hyung – Kepala sekolah
  8. Lee Joo-Yeon - A-Ri
  9. Kim Jae-Heung – Guru Matematika
  10. Kim Ye-Ryeong – Ibu Sul Chan
  11. Kim Young-Ho - Min Gwang-Ho (Se-Yi's father)
  12. Ryoo Hye-Rin – Fans Sul-Chan
  13. Ko In-Beom – Ayah Nana
  14. Lee Sung-Min – Sutradara film
  15. Kim Young-Hee – guru sastra
  16. Kim Young-Jae - PD Byeon Hee-Soo
  17. Kim Ji-Soo – khayalan Min Se-Yi
  18. Ko Chang-Seok – Pelatih Judo Do-Nam
  19. Nam Ji-Hyun - Stellar
  20. No Min-Woo - Daniel Park
  21. Park Ji-Woo - Yoon Sul-Chan (muda)
  22. Kim Cho-Eun - Min Se-Yi (muda)
  23. Yoon Chan-Young - Jung Sun-Woo (muda)
  24. Kim Ye-Rim - Choi Kyung (muda)
  25. Jung Joon-Young - Han Ji-Woong (muda)


Sinopsis :
     Yoon Sul Chan (Yong Junhyung), salah satu member “Man in Black”. Sifatnya yang kaku menyebabkan masalah dengan agensi dan fans  sehingga dia dihukum kembali ke SMA untuk melanjutkan sekolah secara “Normal”. Disanalah kemudian dia bertemu dengan teman-teman dari latar belakang yang berbeda. Diantara teman-teman itu ada wanita yang kemudian ia sukai, Min Se Yi (Ha Yeon-Soo), Ada juga teman masa kecil, Jung Sun woo (Kang Ha-Neul). Meski awalnya tidak akur karena masalah pribadi yang menghalangi perasaan mereka namun dengan kekuatan Musik mereka dapat bersatu, belajar memahami satu sama lain, bahkan saling mengobati luka masa lalunya.

Review :
                Drama ini memiliki judul yang unik, pelafalan mirip “Monster” tapi dimodifikasi menjadi “Monstar”. Monster sendiri sebenarnya merupakan bentuk karakterisasi dari tokoh dalam drama bersikap seperti monster, mulai dari kaku, pemarah, pendendam dan sebagainya. Star sendiri merupakan sisi lain tentang mereka yang sempurna, dipuja dan diidamkan. Kedua hal tersebut memang begitu bertolak belakang, namun hal itu berlaku pada banyak orang. Jadi judul drama ini seperti menggambarkan tokoh-tokoh tersebut dalam dua sisi, sisi pertama Mon, akronim dari Monster untuk menunjukkan sikap buruk, dan Star yang menggambarkan sisi baik. Judul drama ini merupakan bagian dari tema yang digunakan, yakni dua sisi manusia yang berbeda, namun dapat terhubung oleh sebuah jembatan yaitu Musik. Konflik dan musik sangat berkaitan dalam setiap bagian cerita, seakan-akan tidak ada cerita tanpa musik didalamnya. Musik inilah jembatan yang kemudian mampu menggabungkan Mon dan Star menjadi satu nama, yakni “Monstar”.
                Alur drama ini maju atau linier, tidak terlalu rumit juga, karena memang alur cerita yang juga sederhana, sehingga alur ini memang lebih cocok dibanding alur lain. Meskipun kisah drama ini sederhana, bukan berarti kisahnya monoton dan tidak menarik, kisah boleh sederhana, namun konflik yang ada cukup kompleks, sehingga mampu menarik perhatian penonton untuk terus menyaksikan tiap bagian drama hingga akhir. Setting pun dibuat dengan baik sehingga benar-benar nyata seperti aslinya dan mendukung karakterisasi tokoh itu sendiri.
                Konflik dibuat dengan sangat unik, meski cerita dibuat sederhana dan umum, namun konflik yang ada sangat kuat. Konflik tentang cinta segi “banyak” ini memang unik, Yoon Sul Chan menyukai Min Se Yi, Min Se Yi disukai Jung Sun Woo, Jung Sun Woo disukai Kim Nana, Sim Eun Ha tentu sebagai Fans tak mau kehilangan Yoon Sul Chan, tampak rumit, namun saat menonton drama tidak tampak ada kesulitan memahami cerita, kemampuan mengemas cerita dalam bentuk drama, termasuk penulisan naskahnya memang patut diacungi jempol. Selain itu, karakterisasi tokoh yang kuat juga tampak dari kemampuan bermusik tokohnya, meski tidak semua pemain adalah musisi, namun mereka mampu memainkan peran seakan mereka benar-benar pandai bermain musik, poin tambahan untuk drama ini layak diberikan mengingat musik yang dimainkan bukanlah musik yang sederhana, beberapa alat musik dan instrumen musik cukup rumit untuk dimainkan, kesesuaian nada dalam bernyanyi juga diperlukan, hebatnya mereka mampu melakukan dengan baik sehingga perlu dijadikan poin tambahan.
                Karakterisasi yang kuat juga terasa, ada beberapa lagu yang mereka nyanyikan masih terasa terdengar nyaman di telinga meski telah diulang-ulang. Hal ini menunjukkan kemampuan, latihan, dan seluruh perangkat teknis memang sangat mendukung untuk hal ini. Drama ini telah benar-benar mampu menjadikan musik sebagai roh dari drama. Meskipun demikian, dari sisi teknis memang ada sedikit “jumping” karena ada perubahan seragam siswa, memang di Korea ada jenis seragam tertentu di musim tertentu, namun karena setting kurang mendukung dan dari tokoh sendiri tidak menjelaskan secara implisit sehingga nampak seperti jumping. Selain itu ada beberapa scene yang mengalami jeda antara visual dan audio, jadi secara visual sudah nampak berbicara namun suaranya baru keluar beberapa detik kemudian sehingga kurang nyaman ditonton
                Drama yang sederhana, namun memiliki pesan yang kuat. Musik sebagai penghubung, sebagai jembatan. Maksudnya jangan terlalu menjaga diri pada satu sisi saja, namun kita juga harus melihat sisi lain diri kita, bisa saja hal tersebut membantu kita mengatasi masalah yang kita hadapi. Drama ini juga menekankan keberanian berekspresi. Banyak orang takut berpendapat karena salah, banyak orang takut tampil karena tidak percaya diri, drama ini menunjukkan bahwa kita tidak boleh takut berekspresi, karena dengan kita berani menunjukkan diri kita, orang akan tahu siapa kita sebenarnya. Jika kita tidak menunjukkan diri kita yang sebenarnya, orang lain bisa saja menganggap kita bukan diri kita, tapi orang lain yang bahkan sama sekali tidak mirip dengan kita. Jadi, beranilah berekspresi, jadikanlah ekspresi bagian hidup, bisa melalui musik seperti dalam drama ini, atau melalui hal lain yang kalian mampu. Film ini cocok kalian yang menyukai musik dan ingin mengetahui apa makna musik bagi diri kita dan orang lain, Semoga hari kalian menyenangkan.


Sumber foto dan tentang drama diambil dari Asianwiki